Cara Budidaya Jamur Yang Baik Dan Benar

Cara Budidaya Jamur Yang Baik Dan Benar

Jamutr tiram ( Pleurotus ostreatus ) adalah salah satu jenis jamur kayu yang http://agent88bet.co/  sangat gampang di budidayakan. Biasanya tidak sedikit sekali orang menyinggung jamur tiram ialah jamur kayu, sebab jamur ini tidak sedikit sekali di jumpai di dekat media kayu yang telah membusuk tau lapuk. ketika membudidayakan jamur tiram juhga memilki kelebihan yang paling lah spektakuler yaitu masa panen dapat di kerjakan sepanjang tahun . mseskipin terbilanhg harga jamur masi stabil tetapi tidak sedikit yang mengunakan jamur ini untuk sekian banyak olahan makanan .

Budidaya jamur tiram dengan gampang mengunakan serbuk limbaha hasil gergajian kayu sebab sangat lah bagus untuk pertumbuhan jamur. Di samping mengunakan bahan yang murah dan mudah. kita juga dapat membuat bibit sendiri serata tidak mengeluarkan ongkos tambahan untuk melakukan pembelian bibit. Nah, bagi kamu yang tertarik dengan usaha budidaya jamur tiram ini usahakan membaca sejumlah ulasan urgen di bawah ini supaya anda memahami apa saja yang diperlukan untuk mengawali dan menjalankan usaha jamur tiram.

Cara Budidaya Jamur Yang Baik Dan Benar
Cara Budidaya Jamur Yang Baik Dan Benar

Cara Budidaya Jamur Tiram Yang Benar

1. Menyiapkan Kumbung

Kumbung ialah rumah/tempat budidaya jamur. Disinilah lokasi untuk mengasuh baglog dan menumbuhkan jamur tiram mulai dari kecil sampai besar. Kumbung atau lokasi tinggal baglog berbetuk laksana bangunan yang di dalamnya ada rak-rak untuk menempatkan baglog. Kumbung mesti memiliki keterampilan menjaga kelembaban udara dan suhu supaya jamur dapat tumbuh dengan sempurna.

Kumbung dibikin dari kayu dan bambu, dinding dibikin dari gedek atau papan. Bagi atapnya dapat menggunakan genteng, tidak boleh menggunakan seng, asbes atau atap lainnya yang dapat mendatangkan panas. Bagi lantai kumbung, usahakan tidak boleh di plester supaya air gampang meresap ke dalam tanah, namun andai di plester usahakan mempunyai tingkat kemiringan yang cukup supaya air dapat mengalir.

Di dalam kumbung mesti di lengkapi rak berupa kisi-kisi yag di bentuk bertingkat dan sejajar. Rak ini bermanfaat untuk merangkai baglog (media jamur). Bagi rangka rak, dapat di bikin dari kayu atau bambu. Antara rak mesti terdapat lorong selama 40 cm guna mempermudah perawatan jamur.
Rak dapat di bikin 2-3 tingkat, rak mempunyai lebar selama 40 cm dengan panjang masing-masing ruas rak 1 meter. Dengan ini, masing-masing rak dapat menampung selama 70-80 baglog. Keperluan rak dapat di sesuaikan dengan jumlah baglog dan jamur yang hendak di budidayakan.

2. Menyiapkan Baglog

adalah media tanam untuk jamur tiram, disinilah jamur tiram bakal tumbuh. Baglog seringkali terbuat dari serbuk gergaji yang dibalut dengan plastik berbetuk silinder. Pada di antara ujungnya di beri lubang dimana lubang ini sebagai lokasi jamur menyembul keluar.

Baglog dapat kita bikin sendiri, namun bilamana kita masih pemula usahakan kita melakukan pembelian baglog dari pihak lain, urusan ini di karenakan menciptakan baglog perlu pengalaman yang cukup. Harga baglog lumayan terjangkau, baglog dengan ukuran 1 kg di jual dengan harga selama 2000-3000 rupiah saja.

3. Perawatan Jamur Tiram

Sebelum baglog dibentuk pada rak, buka terlebih dahulu kertas dan cincin penutup baglog. Lalu diamkan sekitar 5 hari, bilamana lantai tercipta dari tanah maka kerjakan penyiraman pada tanah untuk meningkatkan kelembaban.
Potong ujung baglog supaya ruang perkembangan jamur lebih lebar. Setelah tersebut diamkan sekitar 3 hari, selama tersebut jangan mengguyur baglog, lumayan siram lantai saja.
Penyiraman memakai sprayer dengan siraman menyusun kabut, semakin aliran siraman berkabut maka hasilnya semakin baik. Jangan mengguyur dengan cucuran air dan lakukanlah penyiraman 2-3 kali dalam sehari tergantung kelembaban dan suhu yang terdapat di dalam kumbung. Usahakan kumbung mempunyai suhu antara 16-24 ‘C.

4. Panen Jamur Tiram

Apabila permukaan baglog sudah di tumbuhi miselium (bakal jamur), seringkali sekitar 1-2 minggu sesudah tutup baglog dimulai akan tumbuh jamur dan telah siap di panen. Setiap baglog jamur dapat di panen selama 5 sampai 8 kali bilamana perawatanya benar. Baglog dengan berat 1 kg dapat menghasilkan jamur tiram seberat 0.7-0.8 kg, setelah tersebut buang baglog atau jadikan bahan kompos.
Panen jamur tiram di kerjakan pada jamur yang mekar dengan ukuran yang besar. Lebih tepatnya saat ujung jamur tiram tampak meruncing dengan daftar tudungnya belum pecah dan warnanya masih putih bersih.

Jangan telat dalam memanen jamur tiram, telah separuh hari saja akan menciptakan warna jamur menjadi agak kuning dan tudungnya pecah, bilamana seperti ini maka jamur bakal cepat layu.
Jarak panen jamur tiram, dari panen kesatu ke panen selanjutnya selama 2 sampai 3 minggu.

Itulah sejumlah hal yang mesti kamu lakukan apabila kamu ingin usaha jamur tiram memang terlihats susah karena tidak sedikit tahap yang mesti di lalui, namun kamu harus tahu bilamana prospek usaha jamur tiram ini sangat-sangat menjanjikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *